Peningkatan industri terpal di Indonesia menawarkan peluang yang menjanjikan, namun juga menghadapi hambatan yang penting. Salah kendala utama adalah minimnya akses ke teknologi pembuatan yang canggih serta kualitas kompetensi tenaga kerja yang belum optimal. Ditambah lagi kompetisi yang intensif dari barang kanopi yang sangat ekonomis. Akan tetapi